Kegunaan ACP yang Perlu Diketahui
Material

Kegunaan ACP yang Perlu Diketahui

ACP seringkali anda temui sebagai salah satu bagian interior bangunan. Tapi tahukah anda apa sebenarnya ACP itu? ACP merupakan gabungan antara beberapa bahan. Dimana pada bagian luar merupakan material alumunium, sedangkan bagian dalamnya berisi composit. Kedua bahan tersebut kemudian dipres menjadi satu menggunakan polimer. Sehingga terciptalah lembaran alumunium yang kuat, kaku, namun ringan.

Kegunaan ACP (Alumunium Composite Panel)

Kegunaan ACP yang Perlu Diketahui

Alumunium composite panel atau biasa disingkat ACP, biasanya hanya memiliki 2 warna yaitu non logam dan metalik. Uniknya anda bisa request pola dan warna yang anda inginkan sebelum memesan ACP. Seperti motif kayu, batuan alami, keramik, maupun motif-motif cantik lainnya. Selain itu ACP terdiri dari 2 jenis yaitu:

  1. PE (Polyester). Biasanya digunakan pada bagian interior.
  2. PVDF (Lily Vinly de flouride). Biasanya digunakan pada bagian eksterior.

Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Lalu bagaimanakah dengan harganya, apakah mahal? Tenang saja harga ACP cukup bersahabat dengan dompet anda. Sebut saja per lembarnya berkisar antara Rp 350.000 – Rp 2.000.000. Harga disesuaikan dengan merek serta ketebalan yang anda pilih. Setelah berbicara soal harga kali ini kita akan bahan apa saja sih kegunaan ACP. Ayo simak baik-baik ya!

Penutup bangunan

Alumunium composit panel untuk outdoor biasnya dipilih sebagai penutup bangunan. Penggunaannya adalah dengan ditempelkan pada permukaan bangunan asli. Bisa digunakan pada gedung perkantoran, maupun rumah hunian pribadi, terutama yang memiliki konsep minimalis. Hanya dengan menggunakan ACP pada bagian luarnya saja bisa menciptakan kesan modern, berkelas, dan sederhana.

Teksturnya yang halus dan mengkilap sangat cocok sekali jika dijadikan sebagai dekorasi bangunan, apalagi ACP sendiri sangat kuat dan awet. Tahan terhadap perubahan cuaca baik saat musim penghujan maupun saat musim panas. Permukaan yang dilapisi polimer tidak akan mudah menjadi kusam dan berubah bentuk apabila terkena asam serta pengkaratan.

Tak jarang pula demi menciptakan visual arsitektur yang memukau, penggunaan ACP dipadukan dengan material lain seperti kaca, batu batuan alam, logam, beton, dan masih banyak lagi. Agar bangunan terlihat lebih indah anda bisa mengecat bagian permukaan ACP menggunakan cat warna atau memberikan sedikit sentuhan motif.

Bagian interior rumah

Dilihat dari segi harga ACP yang terbilang cukup murah tapi memiliki kualitas yang tidak murahan, membuat material satu ini banyak dilirik orang untuk dijadikan sebagai salah satu bagian interior dalam bangunan. Sifatnya yang kuat dan fleksibel ini lah yang membuat ACP banyak digunakan menjadi plafon, penutup kolong atau kolom, partisi ruangan dan masih banyak lagi.

Kemudahan dalam mengebor, melengkungkan, dan memotong dengan alat sederhana membuat anda semakin nyaman dalam membuat pola yang sudah ditentukan. Apalagi motif yang bisa dipilih pun beragam, sehingga bisa disesuaikan dengan konsep ruangan anda.

Keselarasan interior dengan konsep ruangan menghasilkan visualisasi yang indah. Perawatan sangat mudah dan murah sehingga bisa digunakan hingga bertahun-tahun. Sangat cocok digunakan sebagai interior ruangan sebab tahan terhadap api.

Perlu diperhatikan juga jika ACP juga memiliki beberapa kekurangan, diantaranya :

  1. Tidak tahan badai dan angin, jika saat pengerjaan pemasangan terdapat kesalahan bisa sangat berbahaya.
  2. Material dapat mengeluarkan gas beracun apabila terkena panas dalam suhu tinggi.
  3. Dalam suhu tinggi permukaan ACP bisa menggelembung dan bergelombang, sehingga tidak cocok jika digunakan pada dapur.
  4. Rawan tersambar petir jika proses grounding mengalami kecacatan.

Pastikan proses pemasangannya dikerjakan oleh tenaga profesional untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *