Partisi Kayu
Dekorasi,  Material

Menerapkan Partisi Kayu Sebagai Sekat Ruangan di Hunian Minimalis

Partisi atau sekat ruangan memiliki fungsi yang cukup penting dalam ruangan. Dewasa ini partisi semakin diburu seiring dengan meningkatnya trend rumah minimalis yang lebih memilih partisi ruangan untuk memisahkan antar ruangan agar rumah minimalis tidak terkesan sempit.

Jenis Partisi

Selain sebagai pembatas ruangan, partisi juga kerap difungsikan menjadi dekoratif ruangan. Oleh karenanya kini partisi tersedia dalam beragam jenis demi memenuhi kebutuhan dekorasi. jenis partisi tersebut di antaranya:

  1. Partisi berbahan kayu, terbagi ke dalam beberapa jenis berupa partikel wood, mdf, polywood, dan GRC.
  2. Partisi kain.
  3. Partisi kaca yang lebih cocok digunakan sebagai pembatas ruangan yang masih dapat diakses secara visual dan anti air.
  4. Partisi alumunium.

Mengaplikasikan Partisi Kayu

Partisi berbahan kayu merupakan jenis partisi yang banyak digunakan oleh masyarakat umum, karena selain mudah dalam memasangnya, partisi dari kayu juga memiliki sifat yang fleksibel untuk dekoratif karena dapat diterapkan kepada tema apapun. Memasang partisi kayu juga dapat dikerjakan dengan meminta bantuan kepada jasa partisi, namun jika Anda ingin mengerjakannya sendiri, sebaiknya simak proses pengaplikasiannya berikut ini.

1. Anggaran

Hal paling pertama yang harus Anda persiapkan sebelum memasang partisi adalah merencanakan anggaran. Anggaran yang Anda keluarkan dapat meliputi anggaran kayu yang akan dijadikan partisi, alat bahan untuk memasang partisi dan bahan dekoratif partisi seperti cat, wallpaper, dan lain-lain (opsional).

Artikel terkait: Wajib Baca! Sebelum Membeli Plafon Gypsum, Perhatikan 5 Hal Berikut

2. Ruangan

Rencanakan terlebih dahulu ruangan mana yang akan Anda pasang partisi dan digunakan untuk apa, dengan mengetahui konsep awal Anda akan mudah kemudian menentukan arah pemasangan.

3. Desain

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa partisi kayu merupakan partisi yang fleksibel dalam dekoratif, maka Anda dapat menerapkan konsep apapun terhadap ruangan yang Anda sekat. Bahan kayu dapat masuk ke tema vintage, klasik, natural, industrial bahkan retro. Untuk memperkuat tema yang Anda maksud, Anda harus membuat desain bentuk partisi sesuai konsep.

Dengan adanya teknologi internet, Anda akan mudah menentukan dan mencari konsep bentuk partisi sesuai keinginan Anda, tinggal mengandalkan kepandaian dan inovasi saja dalam memodifikasinya.

4. Proses pembuatan

Setelah semua alat dan bahan serta desain sudah dipersiapkan, langkah selanjutnya adalah proses pembuatan. Sebelumnya bersihkan terlebih dahulu ruangan yang akan Anda pasang partisi agar pekerjaan Anda dapat mudah dilakukan. Setelah itu Anda dapat mulai memasang atau menyusun kayu.

Pemasangan atau penyusunan kayu tergantung jenis kayu yang Anda pilih. Jika Anda memilih jenis kayu lembaran dengan panjang dan lebar yang kecil, maka tugas Anda adalah menyusunnya dengan paku dan palu baik itu disusun secara vertikal maupun horizontal tergantung selera Anda. Selain itu jika Anda memilih kayu lembaran yang memiliki ukuran besar, Anda tinggal memasang tanpa perlu menyusun partisi.

Jika Anda skeptis soal presisinya partisi yang Anda pasang, Anda dapat menggantungkan tali atau kain sebagai patokan agar hasil partisi rapi.

5. Finishing

Tahap terakhir adalah finishing. Finishing di sini berupa proses dekorasi untuk mempercantik partisi Anda. Mendekorasi partisi dari kayu dapat dilakukan dengan mengecat dengan cat kayu agar warnanya semakin tajam dan terhindar dari jamur maupun rayap. Selain itu, Anda juga dapat memasang wallpaper atau stiker. Pilihan dekorasi lain untuk partisi dari kayu adalah dengan menggantungkan tanaman hias baik sintetis maupun asli agar memperkuat kesan kayu, memunculkan kesan natural dan alami, serta membangkitkan perasaan ceria dan segar pada penghuninya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *